ZoyaPatel

SPPG Sukosari Lor II Perkuat Soliditas dan Pengawasan Mutu Pangan Lewat Istighosah Rutin.

Mumbai
Foto: Suasana Istighosah SPPG Sukosari Lor II. 
BONDOWOSO, ( suaranarasi.id )– Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Sukosari Lor menggelar istighosah dan doa bersama rutin, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan evaluasi berkala tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas tim sekaligus memastikan kualitas pelayanan pemenuhan gizi masyarakat tetap terjaga.

Istighosah diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan Surat Yasin yang dipimpin Ustadz Syafi’i. Kegiatan berlangsung khusyuk dan diikuti jajaran pimpinan SPPG, seluruh relawan dan staf, serta unsur TNI-Polri dan undangan yang hadir.

Kepala SPPG Sukosari Lor, Muhammad Ferdo Syaifullah, S.E., mengatakan kegiatan rutin tersebut memiliki peran penting, bukan hanya sebagai sarana spiritual, tetapi juga menjadi ruang evaluasi untuk meningkatkan kinerja dapur.

"Melalui istighosah ini, kita tidak hanya mengetuk pintu langit demi kelancaran tugas mulia dan keselamatan seluruh relawan, tetapi juga menjadikannya sebagai wadah untuk melakukan evaluasi dapur. Apa yang sudah berjalan baik akan kami pertahankan, sementara kekurangan yang ditemukan akan segera kami perbaiki demi meningkatkan kualitas pelayanan," ujarnya.

Dalam sesi evaluasi, Danramil setempat memberikan apresiasi sekaligus menekankan pentingnya soliditas tim dan pengendalian mutu. Seluruh capaian positif yang telah berjalan diminta untuk dipertahankan dan terus ditingkatkan.

"Tolong kerja samanya diperkuat dan tingkatkan lebih baik lagi. Jadikan wadah ini sebagai ruang untuk saling memiliki, dan jangan sampai ada yang mudah terprovokasi. Kita harus ingat prinsip dasarnya, apa yang kita lakukan adalah hal positif yang insyaAllah baik untuk keluarga kita semua," pesan Danramil.

Tak hanya soal kekompakan, Danramil juga menyoroti aspek teknis dapur. Pengecekan bahan baku diminta dilakukan secara teliti, termasuk memastikan mutu air melalui pengujian laboratorium, terutama terkait potensi bakteri, sehingga keamanan pangan benar-benar terjamin.

Sementara itu, Kapolsek yang hadir turut memberikan perhatian pada rantai pasokan pangan. Tim dapur diminta memperketat pemeriksaan bahan segar, mulai sayur, buah, daging hingga kualitas nasi, guna mencegah bahan yang rusak, tidak layak atau berbau masuk dalam proses penyajian.

"Pasokan sayur, buah, daging, hingga kualitas nasi harus dipantau ketat demi mencegah adanya bahan yang rusak atau berbau. Semua ini demi kelancaran bersama," kata Kapolsek.

Kapolsek juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dan responsif dengan seluruh stakeholder serta elemen masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang cepat akan mempercepat penanganan apabila ditemukan kendala di lapangan.

"Komunikasi yang cepat akan mempercepat perbaikan jika ada kendala di lapangan. Harapan kami ke depan, mitigasi ini dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan membawa SPPG Sukosari Lor berkembang menjadi jauh lebih baik lagi," pungkasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah antara pengurus, aparat keamanan, relawan dan staf SPPG. Momentum tersebut sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk menjaga kekompakan, mutu pangan, serta kelancaran program pemenuhan gizi masyarakat di wilayah Sukosari Lor. (Don)
Ahmedabad